Selasa, 05 Februari 2008

Selembar Daun

masa berganti membawaku
meninggalkan selembar daun
yang terkoyak, berguguran ...

selembar daun yang mempesona di hidup
daun yang pernah tumbuh di taman-taman cinta
daun yang sejuk bermandi cahaya bulan
yang pernah membuat mabuk
dalam kisah semu dalam kesendirian ...

sadar itu semua hanya angan tak nyata
yang hanya membuat impian
bernyanyi, menari, dan melayang,
tanpa sanggup tuk menggapai ...

tolong aku,
tak ingin ku mencari bayang semu itu lagi,
ku hanya ingin selembar daun yang nyata
yang tak kan pernah layu di taman-taman cinta ...

Tidak ada komentar: